17 November 2012

Risalah Da'watuna (bagian ke-2)



ุฏุนู€ูˆุชู†ู€ู€ู€ู€ุง
Risalah Da’watuna (Dakwah Kami)
Imam Asy-Syahid Hasan Al-Banna
Part #2


ู„ู„ู‡ ุงู„ูุถู„ ูˆ ุงู„ู…ู†ุฉ
ูˆ ู„ุณู†ุง ู†ู…ุชู† ุจุดูŠุก ูˆู„ุง ู†ุฑู‰ ู„ุฃู†ูุณู†ุง ููŠ ุฐู„ูƒ ูุถู„ุง ، ูˆ ุฅู†ู…ุง ู†ุนุชู‚ุฏ ู‚ูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ : ( ุจَู„ِ ุงู„ู„ู‡ُ ูŠَู…ُู†ُّ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ุฃَู†ْ ู‡َุฏَุงูƒُู…ْ ู„ِู„ุฅِูŠู…َุงู†ِ ุฅِู†ْ ูƒُู†ْุชُู…ْ ุตَุงุฏِู‚ِูŠู†َ) (ุงู„ุญุฌุฑุงุช:17) .
KEUTAMAAN HANYALAH MILIK ALLAH SWT
Kami tidaklah merasa berjasa dengan suatu apa pun dan tidak pula menganggap diri kami memiliki keutamaan. Hanyalah kami meyakini firman Allah SWT, “Bahkan sebenarnya Allah, Dia-lah yang melimpahkan nikmat-Nya kepadamu dengan menunjukimu kepada keimanan, jika kamu adalah orang-orang yang benar.” (QS. Al-Hujuraat: 17)
 ูˆูƒู… ู†ุชู…ู†ู‰ – ู„ูˆ ุชู†ูุน ุงู„ู…ู†ู‰ – ุฃู† ุชุชูุชุญ ู‡ุฐู‡ ุงู„ู‚ู„ูˆุจ ุนู„ู‰ ู…ุฑุฃู‰ ูˆ ู…ุณู…ุน ู…ู† ุฃู…ุชู†ุง ، ููŠู†ุธุฑ ุฅุฎูˆุงู†ู†ุง ู‡ู„ ูŠุฑูˆู† ููŠู‡ุง ุฅู„ุง ุญุจ ุงู„ุฎูŠุฑ ู„ู‡ู… ูˆ ุงู„ุฅุดูุงู‚ ุนู„ูŠู‡ู… ูˆ ุงู„ุชูุงู†ูŠ ููŠ ุตุงู„ุญู‡ู… ؟
Kami sering berangan-angan – andaikan angan-angan itu bermanfaat – bahwa hati kami terbuka di hadapan penglihatan dan pendengaran umat ini, sehingga saudara-saudara kami bisa melihat sendiri, adakah mereka melihat sesuatu di dalam hati kami selain menginginkan kebaikan untuk mereka, rasa kasih terhadap mereka, serta rela mati untuk kemaslahatan mereka?
ูˆู‡ู„ ูŠุฌุฏูˆู† ุฅู„ุง ุฃู„ู…ุง ู…ุถู†ูŠุง ู…ู† ู‡ุฐุง ุงู„ุญุงู„ ุงู„ุชูŠ ูˆุตู„ู†ุง ุฅู„ูŠู‡ุง ؟
Apakah mereka menemukan dalam hati kami selain kepedihan mendalam atas apa yang sedang kita alami?
ูˆ ู„ูƒู† ุญุณุจู†ุง ุฃู† ุงู„ู„ู‡ ูŠุนู„ู… ุฐู„ูƒ ูƒู„ู‡ ، ูˆ ู‡ูˆ ูˆุญุฏู‡ ุงู„ูƒููŠู„ ุจุงู„ุชุฃูŠูŠุฏ ุงู„ู…ูˆูู‚ ู„ู„ุชุณุฏูŠุฏ، ุจูŠุฏู‡ ุฃุฒู…ุฉ ุงู„ู‚ู„ูˆุจ ูˆ ู…ูุงุชูŠุญู‡ุง ، ู…ู† ูŠู‡ุฏ ุงู„ู„ู‡ ูู„ุง ู…ุถู„ ู„ู‡ ูˆ ู…ู† ูŠุถู„ู„ ุงู„ู„ู‡ ูู„ุง ู‡ุงุฏูŠ ู„ู‡ ูˆ ู‡ูˆ ุญุณุจู†ุง ูˆ ู†ุนู… ุงู„ูˆูƒูŠู„ . ุฃู„ูŠุณ ุงู„ู„ู‡ ุจูƒุงู ุนุจุฏู‡؟
Namun, cukuplah bagi kami bahwa Allah SWT mengetahui itu semua. Hanya Dia-lah yang menjamin dukungan yang tepat, agar kami selalu benar. Di tangan-Nya-lah berada semua kendali dan kunci hati. Siapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tiada yang dapat menyesatkannya. Dan siapa yang disesatkan oleh Allah, maka tiada yang dapat menunjukinya. Cukuplah Dia bagi kami, Dia-lah sebaik-baik tempat bergantung. Bukankah Allah yang mencukupi hamba-Nya?
Share:

0 comments:

Posting Komentar

Kenapa Kita Mudah Kecewa?

"Kenapa kita mudah kecewa kepada orang lain?" Mungkin pertanyaan di atas sesuai dengan keadaan diri kita. Atau boleh j...