10 November 2013

Motivasi Qurani-2: Apa yang dimaksud dengan ber-Al-Qur’an?

Ber-Al-Qur’an adalah memenuhi kewajiban terhadap Al-Qur’an sebagai konsekuensi keimanan (Rukun Iman ketiga). Kita telah mengikrarkan iman kita kepada kitab-kitab Allah, sedangkan Al-Qur’an adalah Kitab yang selalu terpelihara sampai akhir zaman sesuai firman-Nya: “Sesungguhnya Kami yang menurunkan Al-Qur’an dan sesungguhnya Kamilah yang akan menjaganya”. 

Maka iman itu akan terbukti (kita disebut benar-benar beriman) manakala kita juga membenarkan di dalam hati dan mewujudkan dengan perbuatan. 

Ber-Al-Qur’an juga dimaknai dengan berinteraksi atau berakhlaq terhadap Al-Qur’an sebagai salah satu aspek Akhlaqul Karimah, yang mana batasan akhlak mulia menurut Mahmud Al-Mishri (di dalam bukunya Ensiklopedia Akhlak Muhammad saw.) mencakup berakhlak mulia terhadap Allah Sang Pencipta, terhadap Rasulullah saw., terhadap Kitab Suci, terhadap para malaikat, dan terhadap seluruh manusia. 

Akhlak mulia terhadap Al-Qur’an adalah dengan membaca dan merenungi setiap ayat-Nya. Selain itu mengaplikasikan ayat-ayat tersebut dalam kehidupan serta menjadikan nya sebagai penentu segala perkara, baik yang besar maupun yang kecil.

Dengan demikian, ber-Al-Qur’an adalah hidup di bawah naungan Al-Qur’an, yang dengan itu hidup Anda menjadi berkah dan segenap umur Anda manfaat. Apapun yang Anda alami dalam hidup ini Anda kaitkan dengan apa yang difirmankan Allah dalam Al-Qur’an. Dan apa yang Anda baca dari Al-Qur’an sebisa mungkin Anda hidupkan dalam kehidupan. Ayat-ayat itu akan terasa lebih hidup bagi Anda dan hidup Anda pun menjadi lebih hidup.



“Hidupkan Qur’an-mu, Qur’an-kan Hidupmu!”
Maksudnya, bacalah Al-Qur’an dengan penuh penghayatan dan kemudian jadikanlah hidup Anda bersinar dengan cahaya Al-Qur’an.
Share:

0 comments:

Posting Komentar

Kenapa Kita Mudah Kecewa?

"Kenapa kita mudah kecewa kepada orang lain?" Mungkin pertanyaan di atas sesuai dengan keadaan diri kita. Atau boleh j...