Tengoklah ke belakang siapa yang berkata "ana khairun minhu" ketika ia menolak perintah dan siapa yang mengaku "Rabbanaa zhalamnaa anfusanaa" ketika ia sadar tergelincir dalam kesalahan.
Kita bukanlah orang yang sudah benar-benar baik apalagi terbaik, melainkan hanya orang yang keburukannya tertutupi, tapi terus ingin menjadi baik dan lebih baik lagi.





0 comments:
Posting Komentar